Tuhan tak pernah memberi rasa sakit tanpa obatnya !
Setiap kali menemukan kekecewaan yang mendalam entah itu soal pendidikan, keluarga, persahabatan, lingkungan dan soal perasaan.
Aku selalu berpikir bahwa lebih baik mati daripada harus hidup dengan rasa sakit yang datang silih berganti, suatu hari diriku tertimpa masalah yang begitu besar bukan hanya satu saja begitu banyak masalah datang bertubi-tubi menghantam dadaku hingga sesak sekali untuk bernapas rasanya tak ada cela untuk udara,pikirku mari mengakhiri hidup agar rasa sakit ini juga ikut menghilang, berbagai cara telah ku coba namun sepertinya Tuhan tidak menghendakiku untuk pergi dari dunia ini dengan cara yang buruk.
Aku menarik napas sedalam-dalamnya mencoba pasrah akan nasib buruk yang terus menggorogoti diriku, pikirku aku akan koma karena semuanya itu.
Saat tubuhku mulai melemah dan tak mampu berpikir lagi ternyata aku menemukan titik terang dari semua persoalan tersebut.
Aku tak menyangka luka yang begitu perih ternyata ada penawarnya, dan penawarnya membuatku lebih kuat dari sebelumnya bahkan sangat kuat. Tuhan itu adil !
Tak pernah sekalipun dia membiarkanku sendirian, setiap luka yang kuterima pasti ada obatnya.
Tuhan tak memberikan luka tanpa obatnya ! Dan yang terpenting semakin banyak luka yang didapat obatnya akan membuat lebih kuat hingga luka berikutnya sudah tidak terasa begitu sakit dan berlalu menjadi masa lalu yang menjadi pelajaran untuk masa sekarang dan masa depan.
Semuanya akan berlalu karena aku tahu setiap sakit yang ku alami akan segera sembuh dengan proses dan cara tertentu.


Comments
Post a Comment